I ever promised to tell the reason why Sayyid didn't continue to SK ..
Firstly Sayyid went to school, my husband accompanied him even in the class. Sayyid still worried with different situation between his old school and his new school. Several teachers understood him and permitted Sayyid accompanied by his father. It's ok. But in that first day, for the first time Sayyid and my husband saw a teacher taught the pupils with hard pressure. In the classroom, that teacher spoke to the pupils loudly (Bhs. Indonesia: membentak) and even hit the blackboard hardly by stick/rotan in order to make the class become silent. I was so shocked when my husband told me about this. It was Sayyid's bad experience that made me so stressed.
I won't tell the detail of the first week Sayyid came to school. The important things are the reason we stopped Sayyid study at that school. Here they are:
1. The system of education
The education just oriented on academic report. There were no integrating system between general subjects and islamic subjects. It was so different from Integrated Islamic school in Jogja, that build an integrated system of all subjects and activity to educate the children.
2. The behaviour of most teachers showed that they weren't friendly and understand children's world.
3. The communication skill of most teachers to children didn't good enough. I saw it by myself when i accompanied my son in the class.
4. The situation of the class and school we think won't be condusive to develop and explore Sayyid's potential of multiple intellegencies.
So, it was so different with our vision and mission to give integrated education related to IQ, EQ and SQ. And it should be teachers always teach with love and positive behaviour, so children's will like learning everything in school and their brain will be developing optimum, also good methode of teaching can build their character. It's our homework to search an alternative school for our son.
Sunday, March 15, 2009
Friday, March 6, 2009
Kemuliaan Mujahid Palestina
Dari Cybersabili diberitakan aktivis Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) telah sampai di Jakarta 7 Pebruari 2009. Dalam jumpa pers disampaikan bagaimana pengecutnya tentara Israel yang hanya berani menyerang anak - anak Palestina. Bahkan pasukan tank mereka tidak berani menginjak bumi saat memasuki Gaza. Mereka buang air besar dan air kecil di tank, sehingga menimbulkan bau busuk dari dalam tank.
Terlintas di dalam pikiranku, alangkah memalukannya tindakan para zionis itu. Allah telah menanamkan rasa takut dalam diri mereka. Sungguh berbeda dengan pejuang HAMAS yang berebut untuk syahid. Mereka merupakan prajurit - prajurit sejati yang menjual jiwa mereka kepada Allah Sang Pemilik Jiwa.
Dari wawancara Cybersabili dengan Dr. Jose Rizal (Ketua Presidium Medical Emergency Resque Commitee-MER-C) antara lain disebutkan :
Selain kemampuan militer, hafal al-Qur’an juga menjadi standar minimal menjadi pejuang Hamas?
Betul. Standar al-Qur’an ini sangat menarik, karena anggota Brigade Izzuddin al-Qassam rata-rata hafal al-Qur’an. Jadi, pada saat menunggu akan melakukan serangan, mereka menghafal dan menghayati ayat-ayat Ilahi, bukan minum kopi, merokok, apalagi ngegosip. Dari berbagai sumber, saya memperoleh informasi bahwa, setiap pejuang Hamas hanya dibekali dengan jatah minuman seukuran botol Aqua 250 ml dan makanan sekadarnya untuk 2 hari. Padahal, dalam sebuah front pertempuran bisa jadi pejuang-pejuang Hamas harus bertempur lebih dari sepekan.
Subhanallah. Ruh jihad telah menyatu dalam jiwa dan jasad mereka. Sungguh mulia orang -orang yang teguh berpegang pada tali agama Allah yang kokoh. Yaa Allah, berikanlah selalu pertolongan, keteguhan iman dan rahmat Engkau kepada Saudara - saudara kami dan kepada para Mujahid di Palestina.
Yaa Allah, berilah pula kekuatan kepada kami untuk menjadi muslim sejati sebagaimana Mujahid - mujahid Palestina. Ampunilah kami atas kelemahan diri kami. Kami belum memiliki ketangguhan sebagaimana tangguhnya rakyat Palestina menghadapi kekejian teroris.
Allahu Akbar!
Terlintas di dalam pikiranku, alangkah memalukannya tindakan para zionis itu. Allah telah menanamkan rasa takut dalam diri mereka. Sungguh berbeda dengan pejuang HAMAS yang berebut untuk syahid. Mereka merupakan prajurit - prajurit sejati yang menjual jiwa mereka kepada Allah Sang Pemilik Jiwa.
Dari wawancara Cybersabili dengan Dr. Jose Rizal (Ketua Presidium Medical Emergency Resque Commitee-MER-C) antara lain disebutkan :
Selain kemampuan militer, hafal al-Qur’an juga menjadi standar minimal menjadi pejuang Hamas?
Betul. Standar al-Qur’an ini sangat menarik, karena anggota Brigade Izzuddin al-Qassam rata-rata hafal al-Qur’an. Jadi, pada saat menunggu akan melakukan serangan, mereka menghafal dan menghayati ayat-ayat Ilahi, bukan minum kopi, merokok, apalagi ngegosip. Dari berbagai sumber, saya memperoleh informasi bahwa, setiap pejuang Hamas hanya dibekali dengan jatah minuman seukuran botol Aqua 250 ml dan makanan sekadarnya untuk 2 hari. Padahal, dalam sebuah front pertempuran bisa jadi pejuang-pejuang Hamas harus bertempur lebih dari sepekan.
Subhanallah. Ruh jihad telah menyatu dalam jiwa dan jasad mereka. Sungguh mulia orang -orang yang teguh berpegang pada tali agama Allah yang kokoh. Yaa Allah, berikanlah selalu pertolongan, keteguhan iman dan rahmat Engkau kepada Saudara - saudara kami dan kepada para Mujahid di Palestina.
Yaa Allah, berilah pula kekuatan kepada kami untuk menjadi muslim sejati sebagaimana Mujahid - mujahid Palestina. Ampunilah kami atas kelemahan diri kami. Kami belum memiliki ketangguhan sebagaimana tangguhnya rakyat Palestina menghadapi kekejian teroris.
Allahu Akbar!
Thursday, February 26, 2009
Sekolah di Sri Ayesha
Jumat ini merupakan hari ke-4 putra pertama kami Sayyid masuk sekolah di Sri Ayesha. Kenapa bukan di Sekolah Kebangsaan (SK) sebagaimana tertulis dalam postingan beberapa minggu yang lalu? (Later in other post, i will tell about the matter sayyid left SK).
Pagi ini meski Sayyid masih bete tidak mau sekolah, alhamdulillah sedih hanya sebentar saja(I think better than yesterday). Sejak pertama kali masuk hari Selasa yang lalu, Sayyid masih belum punya mood sekolah. Padahal Sri Ayesha pilihan kami merupakan salah satu sekolah terbaik dari sekolah swasta di Selangor. Dengan metode belajar montessori, Sri Ayesha kami amati friendly dengan dunia anak. Coz sekolah yang lingkungan keseluruhannya memahami dunia anak merupakan syarat terwujudnya pendidikan yang komprehensif untuk anak.
Memang catatan perkembangan Sayyid sejak playgroup menunjukkan selalu diperlukan waktu untuk adaptasi sekolah. Adaptasi untuk di luar sekolah relatif mudah. Terbukti dengan sepuluh kali pindah rumah baik di Jogja-Jakarta-Jogja-Malaysia Sayyid langsung mudah berinteraksi dengan lingkungan baru.
Ada beberapa hal penyebab Sayyid belum enjoy sekolah.
Pertama : terlalu lama libur yaitu sekitar 4,5 bulan menyebabkan motivasi sekolah menurun. Meski belajar di rumah tapi waktu belajar santai,jadi kebablasan ogah sekolah yang harus disiplin. katanya sekolah di FG48 aja, alias di rumah :-(.
Kedua : bad experience sejak pertama di SK (explaining in other post).
Ketiga : down karena kurang paham bahasa komunikasi yaitu Inggris, Arab, Melayu. Meski dah biasa lihat kartun berbahasa melayu dan sering bicara menggunakan bahasa Melayu, namun untuk menangkap perkataan teacher tidak mudah karena belum biasa.
Keempat : adanya perbedaan mata pelajaran, meskipun sempat belajar di rumah dengan Ummi tapi sistem pembelajaran dari teacher tentu berbeda ditambah situasi kelas yang tidak sebebas di rumah.
Sri Ayesha sudah 11 tahun berdiri, sudah berpengalaman dalam dunia pendidikan anak. Metode pendidikan yang diterapkan dengan pendekatan montessori, sangat memperhatikan potensi anak dan kemampuan anak yang berbeda-beda. Dalam suasana belajar tidak menciptakan atmosfer persaingan namun menumbuhkan motivasi belajar anak dari dalam dirinya sendiri selengkapnya dapat dilihat melalui http://www.sriayesha.com. Pengelola sekolah dan pengajar yang komunikatif serta siswa yang peduli kawan memberikan harapan bagi kami agar putra kami senang belajar di sekolah. Karena belajar dengan senang akan membentuk karakter positif anak dan konsep pentingnya menuntut ilmu akan tumbuh dengan sendirinya hingga dewasa kelak. Pembelajaran terhadap anak dengan menjejali ilmu tanpa proses yang sesuai untuk anak dan tidak sesuai kebutuhan anak tidak akan efektif mencapai sasaran pendidikan. Hendaklah pendidikan untuk anak dilaksanakan secara terintegrasi mencakup semua potensi baik kognitif, spiritual maupun fisik. Sekali lagi proses belajar haruslah menyenangkan, sehingga menumbuhkan motivasi belajar anak. Anak jadi senang belajar. Bahkan kesukaan menuntut ilmu diperlukan sepanjang hayat, bukankah Rasulullah mengajarkan agar menuntut ilmu dari ayunan sampai liang lahat?
Pagi ini meski Sayyid masih bete tidak mau sekolah, alhamdulillah sedih hanya sebentar saja(I think better than yesterday). Sejak pertama kali masuk hari Selasa yang lalu, Sayyid masih belum punya mood sekolah. Padahal Sri Ayesha pilihan kami merupakan salah satu sekolah terbaik dari sekolah swasta di Selangor. Dengan metode belajar montessori, Sri Ayesha kami amati friendly dengan dunia anak. Coz sekolah yang lingkungan keseluruhannya memahami dunia anak merupakan syarat terwujudnya pendidikan yang komprehensif untuk anak.
Memang catatan perkembangan Sayyid sejak playgroup menunjukkan selalu diperlukan waktu untuk adaptasi sekolah. Adaptasi untuk di luar sekolah relatif mudah. Terbukti dengan sepuluh kali pindah rumah baik di Jogja-Jakarta-Jogja-Malaysia Sayyid langsung mudah berinteraksi dengan lingkungan baru.
Ada beberapa hal penyebab Sayyid belum enjoy sekolah.
Pertama : terlalu lama libur yaitu sekitar 4,5 bulan menyebabkan motivasi sekolah menurun. Meski belajar di rumah tapi waktu belajar santai,jadi kebablasan ogah sekolah yang harus disiplin. katanya sekolah di FG48 aja, alias di rumah :-(.
Kedua : bad experience sejak pertama di SK (explaining in other post).
Ketiga : down karena kurang paham bahasa komunikasi yaitu Inggris, Arab, Melayu. Meski dah biasa lihat kartun berbahasa melayu dan sering bicara menggunakan bahasa Melayu, namun untuk menangkap perkataan teacher tidak mudah karena belum biasa.
Keempat : adanya perbedaan mata pelajaran, meskipun sempat belajar di rumah dengan Ummi tapi sistem pembelajaran dari teacher tentu berbeda ditambah situasi kelas yang tidak sebebas di rumah.
Sri Ayesha sudah 11 tahun berdiri, sudah berpengalaman dalam dunia pendidikan anak. Metode pendidikan yang diterapkan dengan pendekatan montessori, sangat memperhatikan potensi anak dan kemampuan anak yang berbeda-beda. Dalam suasana belajar tidak menciptakan atmosfer persaingan namun menumbuhkan motivasi belajar anak dari dalam dirinya sendiri selengkapnya dapat dilihat melalui http://www.sriayesha.com. Pengelola sekolah dan pengajar yang komunikatif serta siswa yang peduli kawan memberikan harapan bagi kami agar putra kami senang belajar di sekolah. Karena belajar dengan senang akan membentuk karakter positif anak dan konsep pentingnya menuntut ilmu akan tumbuh dengan sendirinya hingga dewasa kelak. Pembelajaran terhadap anak dengan menjejali ilmu tanpa proses yang sesuai untuk anak dan tidak sesuai kebutuhan anak tidak akan efektif mencapai sasaran pendidikan. Hendaklah pendidikan untuk anak dilaksanakan secara terintegrasi mencakup semua potensi baik kognitif, spiritual maupun fisik. Sekali lagi proses belajar haruslah menyenangkan, sehingga menumbuhkan motivasi belajar anak. Anak jadi senang belajar. Bahkan kesukaan menuntut ilmu diperlukan sepanjang hayat, bukankah Rasulullah mengajarkan agar menuntut ilmu dari ayunan sampai liang lahat?
catatan : seiring berjalannya waktu, muncul masalah baru http://elkis-riyadi.blogspot.com/2009/10/mogok-lagi.html yang mengantarkan kami pada keputusan terbaik bagi anak - anak kami http://elkis-riyadi.blogspot.com/2009/11/homeschooling.html. Pendidikan anak bukan hanya perkara isi otak (padahal cara ngisinya juga bila tidak tepat malah tidak efektif) tetapi semua mesti terpadu antara ilmu untuk otak, latihan jasmani, penyentuhan jiwa/hati. Dan semuanya tidak akan terserap dengan baik pada jiwa si anak, kalau dalam aktivitas berinteraksi jiwa anak tidak dipahami.
Monday, February 16, 2009
Gunakan Hak Suaramu!
Rakyat Indonesia beberapa minggu lagi akan melaksanakan pemilu, tepatnya tanggal 9 April 2009. Melalui Pemilu ini akan terpilih anggota legislatif yang akan mewakili aspirasi rakyat Indonesia di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Rakyat Indonesia hendaknya menggunakan hak pilihnya sebaik-baiknya, pilih caleg yang kapabel, amanah dan trackrecord baik.
Meskipun banyak pihak yang menyerukan golput dengan berbagai alasan masing-masing, namun jangan mudah terbawa arus golput. Kenapa? Karena kondisi bangsa dan negara kita saat ini yang masih terpuruk membutuhkan wakil rakyat yang berkomitmen terhadap pembangunan nasional untuk memenuhi kepentingan rakyat, bangsa dan negara. Apabila amanah berat pembangunan nasional jatuh ke tangan orang - orang yang tidak kapabel,tidak amanah dan berperilaku buruk, maka Indonesia tidak akan bangkit dari keterpurukannya. Jadi si golput pun disadari atau tidak ikut membiarkan negara kita diatur oleh orang - orang yang tidak punya komitmen terhadap keberlangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia ke arah yang lebih baik. Rakyat Indonesia tidak perlu apatis terhadap pemilu, tetapi hendaknya memaksimalkan hak suara dengan niat ikut bertanggungjawab dalam memilih wakil rakyat yang terbaik dan peduli terhadap pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Tidak ada caleg yang sempurna, tetapi bukankah manusia memang tidak sempurna? Jangan biarkan caleg - caleg yang terpilih adalah orang - orang yang condong pada praktek korupsi, yang pragmatis dalam mengambil kebijakan nasional tanpa memikirkan kerugian negara jangka panjang, yang suka bermaksiat yang mana berapa kali saja ulah anggota DPR seperti ini terbongkar? Hak suara kita turut menentukan nasib bangsa dan negara Indonesia.
Meskipun banyak pihak yang menyerukan golput dengan berbagai alasan masing-masing, namun jangan mudah terbawa arus golput. Kenapa? Karena kondisi bangsa dan negara kita saat ini yang masih terpuruk membutuhkan wakil rakyat yang berkomitmen terhadap pembangunan nasional untuk memenuhi kepentingan rakyat, bangsa dan negara. Apabila amanah berat pembangunan nasional jatuh ke tangan orang - orang yang tidak kapabel,tidak amanah dan berperilaku buruk, maka Indonesia tidak akan bangkit dari keterpurukannya. Jadi si golput pun disadari atau tidak ikut membiarkan negara kita diatur oleh orang - orang yang tidak punya komitmen terhadap keberlangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia ke arah yang lebih baik. Rakyat Indonesia tidak perlu apatis terhadap pemilu, tetapi hendaknya memaksimalkan hak suara dengan niat ikut bertanggungjawab dalam memilih wakil rakyat yang terbaik dan peduli terhadap pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Tidak ada caleg yang sempurna, tetapi bukankah manusia memang tidak sempurna? Jangan biarkan caleg - caleg yang terpilih adalah orang - orang yang condong pada praktek korupsi, yang pragmatis dalam mengambil kebijakan nasional tanpa memikirkan kerugian negara jangka panjang, yang suka bermaksiat yang mana berapa kali saja ulah anggota DPR seperti ini terbongkar? Hak suara kita turut menentukan nasib bangsa dan negara Indonesia.
Tuesday, February 3, 2009
sayyida syaima al murtadho (asya) genap 4 tahun pada tanggal 9 nopember 2008 yang lalu. sebagaimana di jogja setelah usia 3 th asya selalu menyatakan keinginannya sekolah, demikian pula di malaysia. sejak kepindahan ke malaysia 7 okt 2008, selama beberapa bulan asya bermain sambil belajar di rumah saja.
seringkali asya bertanya, "kapan to aku sekolahnya?"
"sabar ya, sayang. kita perlu cari dulu tadika (taman kanak-kanak) untuk asya, masuk sekolahnya baru bulan januari tahun depan", jawab kami. mulai akhir nopember sampai desember dimulailah survey mencari tadika.
ada tiga tadika yang sempat kami datangi dan akhirnya kami putuskan mendaftarkanasya ke tadika ke-3 yaitu tadika qousar. sebenarnya dari ketiga tadika tidak jauh berbeda karena mengacu pada kurikulum tadika yang telah ditentukan pemerintah (berdasarkan informasi yang kami peroleh dari pengelola tadika). kalau akhirnya pilihan jatuh ke tadika qousar ada kelebihannya dibandingkan tadika yang lain.
pertama, ketersediaan brosur atau kelengkapan administrasi. semestinya brosur ini ada di tiap tadika, tapi kenyataannya hanya tadika ke-3 yang menyediakan brosur. hal ini menjadi indikasi tadika yang lain kurang siap pengelolaan administrasinya.
kedua, komunikasi yang paling berkesan dengan pengelola tadika adalah tadika qousar karena respon paling baik, terbuka, memahami apa yang kami sampaikan baik berupa saran atau usulan, komunikasi mudah dilakukan.
ketiga, pelayanan dan komunikasi yang dilakukan oleh pengelola tadika qousar juga yang paling baik.
keempat, sistem pengajaran rata-rata sama, tapi kami tidak pilih tadika yang menawarkan lebih banyak program karena kurikulum sudah berat.
kelima, lokasi dan sarana baik.keenam, biaya/bln 3jam/hr biaya terjangkau 120(rp 385rb).
catatan 1 : kami tidak mementingkan banyaknya materi pelajaran jadi tidak mengutamakan program tambahan (di indonesia sudah terpadu bermain-belajar pelajaran umum maupun agama). cukup kurikulum standar aja kami rasa berat untuk anak tk karena materi jauuh lebih banyak dari indonesia. yang kami utamakan asya senang main dan belajar di sekolah, senang berinteraksi dengan cikgu dan teman - temannya, paham apa yang disampaikan cikgu yang semuanya akan berpengaruh dalam pembentukan karakternya.
catatan 2 : harapan ketika cari sekolah adalah yang suasananya ceria, asyik beraktivitas, cara mengajar disesuaikan dengan anak.
catatan 3 : setelah sempat menungguin asya, ternyata suasana kelas ceria, cikgu komunikatif, terbuka, senang dengan
dunia anak,lucu, banyak ide, ada juga saran kami :
hendaknya cikgu yunior ikut proaktif dalam komunikasi dengan murid seperti cikgu senior.
mengurangi larangan dan jangan terlalu banyak peraturan(apalagi umur 5 dan 6 digabung, jadi peraturan yang seharusnya untuk 6 tahun juga disampaikan kepada kelas 5th. idealnya anak usia 5 dan 6th dipisah, namun disini masih bisa ditoleransi karena jumlah murid sedikit dan beban materi pelajaran menurut cikgu dibedakan antara usia 5 dan 6th.
seringkali asya bertanya, "kapan to aku sekolahnya?"
"sabar ya, sayang. kita perlu cari dulu tadika (taman kanak-kanak) untuk asya, masuk sekolahnya baru bulan januari tahun depan", jawab kami. mulai akhir nopember sampai desember dimulailah survey mencari tadika.
ada tiga tadika yang sempat kami datangi dan akhirnya kami putuskan mendaftarkanasya ke tadika ke-3 yaitu tadika qousar. sebenarnya dari ketiga tadika tidak jauh berbeda karena mengacu pada kurikulum tadika yang telah ditentukan pemerintah (berdasarkan informasi yang kami peroleh dari pengelola tadika). kalau akhirnya pilihan jatuh ke tadika qousar ada kelebihannya dibandingkan tadika yang lain.
pertama, ketersediaan brosur atau kelengkapan administrasi. semestinya brosur ini ada di tiap tadika, tapi kenyataannya hanya tadika ke-3 yang menyediakan brosur. hal ini menjadi indikasi tadika yang lain kurang siap pengelolaan administrasinya.
kedua, komunikasi yang paling berkesan dengan pengelola tadika adalah tadika qousar karena respon paling baik, terbuka, memahami apa yang kami sampaikan baik berupa saran atau usulan, komunikasi mudah dilakukan.
ketiga, pelayanan dan komunikasi yang dilakukan oleh pengelola tadika qousar juga yang paling baik.
keempat, sistem pengajaran rata-rata sama, tapi kami tidak pilih tadika yang menawarkan lebih banyak program karena kurikulum sudah berat.
kelima, lokasi dan sarana baik.keenam, biaya/bln 3jam/hr biaya terjangkau 120(rp 385rb).
catatan 1 : kami tidak mementingkan banyaknya materi pelajaran jadi tidak mengutamakan program tambahan (di indonesia sudah terpadu bermain-belajar pelajaran umum maupun agama). cukup kurikulum standar aja kami rasa berat untuk anak tk karena materi jauuh lebih banyak dari indonesia. yang kami utamakan asya senang main dan belajar di sekolah, senang berinteraksi dengan cikgu dan teman - temannya, paham apa yang disampaikan cikgu yang semuanya akan berpengaruh dalam pembentukan karakternya.
catatan 2 : harapan ketika cari sekolah adalah yang suasananya ceria, asyik beraktivitas, cara mengajar disesuaikan dengan anak.
catatan 3 : setelah sempat menungguin asya, ternyata suasana kelas ceria, cikgu komunikatif, terbuka, senang dengan
dunia anak,lucu, banyak ide, ada juga saran kami :
hendaknya cikgu yunior ikut proaktif dalam komunikasi dengan murid seperti cikgu senior.
mengurangi larangan dan jangan terlalu banyak peraturan(apalagi umur 5 dan 6 digabung, jadi peraturan yang seharusnya untuk 6 tahun juga disampaikan kepada kelas 5th. idealnya anak usia 5 dan 6th dipisah, namun disini masih bisa ditoleransi karena jumlah murid sedikit dan beban materi pelajaran menurut cikgu dibedakan antara usia 5 dan 6th.
Monday, February 2, 2009
hasca's recipe
Kue keju atau kastengel ini resep dari mbak hascaryani, kawan ketika masih tugas di Kantor Pelayanan PBB Sleman D.I. Yogyakarta. Memang belum sempat nyoba buat tapi citarasa kue buatan mbak hasca ni lezat sekali. Kue yang lain seperti lidah kucing dan kue semprit, semua adalah yang paling lezat dari yang pernah kunikmati. Makasih resepnya ya mbak :-) sukses buat mbak ya.
Kue Keju I
Bahan :
225gr blueband
2 kuning telur
1 putih telur
150gr keju edam diparut
325 gr terigu roda biru
Keju cheddar untuk hiasan atas/taburan
Cara Membuat :
1. Blueband dikocok 15 menit
2. masukkan telur, kocok 10 mnt
3. masukkan keju parut dg sendok kayu lalu masukkan terigu
4. cetak, olesi dg kuning telur, taburi dg keju parut.
5. panggang dlm oven
Kue Keju II
Bahan :
200gr blueband
2 kuning telur
250gr terigu roda biru
50gr tepung maizena
75gr keju edam diparut
50gr keju cheddar untuk taburan
Cara Membuat :
1 Blueband dikocok 15 menit
2 masukkan telur, kocok 10 mnt
3 masukkan keju parut dg sendok kayu lalu masukkan terigu
4 cetak, olesi dg kuning telur, taburi dg keju parut.
5 panggang dlm oven
Tuesday, January 27, 2009
after we had waited for three months the overletter from ministry of education, finally we accepted the overletter. it means sayyid accepted as student at second year of kebangsaan school bangi. but now he still studies at home since the registration prosedure (include student visa) hasn't finished yet.
every morning sayyid and i accompany asya to the kindergarten,after that i teach sayyid at home learning about school subjects such as mathematics, science, jawi, malaysian language and english.
there are several differences between indonesian and malaysian curriculum. in malaysia mathematics and science use english not malaysian language. there is a new subject that rather difficult to learn, it is jawi. jawi just like arabic letters but using malaysian language. at second year the textbook of jawi presents reading and knowledge of islamic subject. i teach sayyid to read and write jawi step by step, now he's still learning how to write and read words. it's still difficult for sayyid reading or writing jawi in sentences. so we have to help and support sayyid everytime. this is a challenge for us. we hope the registration prosedure can completed sooner, so he will not boring anymore. he likes activity with many friends.
every morning sayyid and i accompany asya to the kindergarten,after that i teach sayyid at home learning about school subjects such as mathematics, science, jawi, malaysian language and english.
there are several differences between indonesian and malaysian curriculum. in malaysia mathematics and science use english not malaysian language. there is a new subject that rather difficult to learn, it is jawi. jawi just like arabic letters but using malaysian language. at second year the textbook of jawi presents reading and knowledge of islamic subject. i teach sayyid to read and write jawi step by step, now he's still learning how to write and read words. it's still difficult for sayyid reading or writing jawi in sentences. so we have to help and support sayyid everytime. this is a challenge for us. we hope the registration prosedure can completed sooner, so he will not boring anymore. he likes activity with many friends.
Friday, December 26, 2008
Lukisan Langit Malam
Pada tanggal 30 Nopember 2008 portal http://inilah.com memuat artikel Uiih... Fenoma Hebat Terjadi di Angkasa oleh Budi Winoto. Dalam artikel tersebut diinformasikan bahwa pada tanggal 1 Desember 2008 akan muncul di angkasa suatu fenomena alam. Yaitu bersandingnya bulan (yang terangnya hanya 15%) dengan planet venus dan yupiter. Tentunya fenomena ini sangat menarik, karena pemandangan langit di malam hari menjadi lebih indah dan kejadian ini sangat jarang terjadi.
Dalam portal tersebut juga ditulis informasi berikut ini. Venus sudah terlihat terang sejak akhir Agustus lalu. Tidak ada planet lain yang seterang Venus. Selama perang dunia II, pesawat tempur sering salah menyangka, Venus sebagai pesawat musuh. Bahkan Venus juga menjadi sasaran peluru anti pesawat yang ditembakkan dari darat.
Sedangkan Jupiter sejak Desember bergerak berlawanan dengan Venus dan makin turun setiap harinya. Pada Januari, Jupiter akan sangat dekat dengan matahari sehingga mudah dilihat.
Subhannallah, tanpa sepengetahuan kami tentang fenomena ini kami sekeluarga juga ikut menyaksikan keagungan Allah ini. Foto yang dimuat di sini kami ambil tanggal 30 Nopember 2008. Sebenarnya pada tanggal 1 Desember 2008 kami juga masih menyaksikan lukisan indah di langit ini, tepat sesuai tanggal yang disebutkan pada portal berita inilah.com.
Anak kami menyebutnya gambar orang tersenyum. Venus dan yupiter sebagai matanya, bulan yang masih seperti bulan sabit sebagai bibir yang tersenyum. Sayangnya berita yang kami baca terlambat, jadi yang diabadikan bukan pas tanggal 1 Desember 2008. Tapi alhamdulillah foto yang diambil sudah menampakkan bulan ditemani venus dan yupiter yang sebelumnya kami kira sebagai bintang jauh. Dalam foto yang kami ambil sayangnya dari dua planet tsb. hanya satu yang jelas,mungkin venus karena sangat terang cahayanya.
Sedangkan Jupiter sejak Desember bergerak berlawanan dengan Venus dan makin turun setiap harinya. Pada Januari, Jupiter akan sangat dekat dengan matahari sehingga mudah dilihat.
Subhannallah, tanpa sepengetahuan kami tentang fenomena ini kami sekeluarga juga ikut menyaksikan keagungan Allah ini. Foto yang dimuat di sini kami ambil tanggal 30 Nopember 2008. Sebenarnya pada tanggal 1 Desember 2008 kami juga masih menyaksikan lukisan indah di langit ini, tepat sesuai tanggal yang disebutkan pada portal berita inilah.com.
Anak kami menyebutnya gambar orang tersenyum. Venus dan yupiter sebagai matanya, bulan yang masih seperti bulan sabit sebagai bibir yang tersenyum. Sayangnya berita yang kami baca terlambat, jadi yang diabadikan bukan pas tanggal 1 Desember 2008. Tapi alhamdulillah foto yang diambil sudah menampakkan bulan ditemani venus dan yupiter yang sebelumnya kami kira sebagai bintang jauh. Dalam foto yang kami ambil sayangnya dari dua planet tsb. hanya satu yang jelas,mungkin venus karena sangat terang cahayanya.
Thursday, December 18, 2008
Menyikapi kesenangan dan kesengsaraan dengan zikir
Di saat dalam ujian kesenangan, manusia berkeinginan hidup selamanya. Sehingga seringkali ujian kesenangan melenakan manusia lalu melupakan Sang Pemberi kesenangan itu. Di saat dalam ujian kesengsaraan, manusia baru tersadar dunia hanya sementara. Kemudian teringatlah ia kepada Sang Pemberi cinta dan kasih sayang. Ia merasa betapa kecil dan lemah dirinya. Seharusnya kita bisa menyikapi kedua ujian di atas dengan tenang. Kesenangan tidak disikapi dengan berlebihan misal gaya hidup boros, bermewah-mewah, hura-hura , sebaliknya kesengsaraan juga bukan untuk diratapi atau selalu disesali. Dengan kata lain diperlukan sikap yang di tengah-tengah, tidak berlebih-lebihan.
Kesenangan maupun kesengsaraan semuanya dapat dimaknai bila Allah dekat di hati kita. Banyak amal ibadah yang dapat mendekatkan diri kepada Allah. Zikir termasuk amal ibadah yang paling simpel dilakukan. Zikir bisa dengan mengucapkan takbir, tahmid, tahlil, istighfar maupun dengan mengingat Allah melalui perenungan atas ciptaanNya di jagat semesta ini. Zikir bisa dilakukan baik dalam keadaan berdiri, duduk maupun berbaring. Tetapi sebagian dari kita karena tidak membiasakan berzikir maka ibadah ini sering terlewatkan dalam setiap menit waktu kita. Kita bisa mulai membiasakan dengan rutin zikir setelah sholat fardhu. Selanjutnya bisa diprogramkan sendiri kapan rutin zikir, misal ketika naik kendaraan, memasak, berkebun dsb. Allah lebih menyukai amal ibadah yang sedikit tapi kontinyu dibandingkan amal ibadah sekaligus banyak tapi jarang dilakukan. Memang untuk istiqomah tidak mudah, kadang sudah jalan sekian lama tetapi karena sesuatu hal tertunda, lama kelamaan jadi lupa. Jadi harus memulai dari awal lagi (seperti aku ;) mudah lupa).Lebih bagus saling mengingatkan dengan keluarga atau teman untuk selalu berzikir. Semoga kita bisa. Semoga kita bisa dekat selalu dengan Allah SWT, dan iman yang naik turun ini bisa diteguhkan olehNya. Semoga kita tidak tenggelam oleh gemerlap dunia dan tidak mudah mengeluh atas kesulitan hidup kita. Amin.
Kesenangan maupun kesengsaraan semuanya dapat dimaknai bila Allah dekat di hati kita. Banyak amal ibadah yang dapat mendekatkan diri kepada Allah. Zikir termasuk amal ibadah yang paling simpel dilakukan. Zikir bisa dengan mengucapkan takbir, tahmid, tahlil, istighfar maupun dengan mengingat Allah melalui perenungan atas ciptaanNya di jagat semesta ini. Zikir bisa dilakukan baik dalam keadaan berdiri, duduk maupun berbaring. Tetapi sebagian dari kita karena tidak membiasakan berzikir maka ibadah ini sering terlewatkan dalam setiap menit waktu kita. Kita bisa mulai membiasakan dengan rutin zikir setelah sholat fardhu. Selanjutnya bisa diprogramkan sendiri kapan rutin zikir, misal ketika naik kendaraan, memasak, berkebun dsb. Allah lebih menyukai amal ibadah yang sedikit tapi kontinyu dibandingkan amal ibadah sekaligus banyak tapi jarang dilakukan. Memang untuk istiqomah tidak mudah, kadang sudah jalan sekian lama tetapi karena sesuatu hal tertunda, lama kelamaan jadi lupa. Jadi harus memulai dari awal lagi (seperti aku ;) mudah lupa).Lebih bagus saling mengingatkan dengan keluarga atau teman untuk selalu berzikir. Semoga kita bisa. Semoga kita bisa dekat selalu dengan Allah SWT, dan iman yang naik turun ini bisa diteguhkan olehNya. Semoga kita tidak tenggelam oleh gemerlap dunia dan tidak mudah mengeluh atas kesulitan hidup kita. Amin.
Saturday, November 15, 2008
Oh..CDTN
Setelah mengurus pengajuan CDTN (Cuti Di luar Tanggungan Negara) lama dan rumit, akhirnya bulan lalu terbit juga SK CDTN itu. Lega deh... Karena keberangkatanku ke Malaysia menyusul suami studi S3 meninggalkan pekerjaan sebagai PNS tanpa membawa SK CDTN. Tetapi meskipun waktu kutinggalkan tanah air belum terbit SK CDTN sudah aku pantau terus pemrosesan berkas permohonan di Dirjen Pajak, Depkeu, BKN via telepon saja. Sehingga jejak berkas tetap terpantau dan berdasarkan informasi intansi terkait dapat kuketahui bahwa persetujuan Insya Allah kuperoleh. Jadi bisa terbang deh ke negeri Jiran dengan tenang dan senang...
Ketika diberitahu teman dari Jogja, "Mbak Elkis, SK CDTN mau dikirim ke mana?"
Alhamdulillah, akhirnya...
Plooong :-)
Ketika diberitahu teman dari Jogja, "Mbak Elkis, SK CDTN mau dikirim ke mana?"
Alhamdulillah, akhirnya...
Plooong :-)
Subscribe to:
Posts (Atom)